Posts

Kisah Nyata : Manfaat Daun Kersen…Menakjubkan !!!

Image
Ini adalah kisah nyata antara manfaat daun kersen dan penyakit Ibuku. Ibuku menderita penyakit Diabetes dan Stroke. Akibat stroke yang dialaminya, Ibuku sehari-harinya hanya bisa berbaring dan tidur. Akibatnya karena terlalu banyak berbaring dan tidur menyebabkan luka di pinggulnya. Luka itu membuat lubang sehingga banyak mengeluarkan darah, bernanah dan membusuk. Luka itu semakin melebar, membusuk dan membuat lubang di sana sini.  Pengalaman Berharga Dari Manfaat Daun Kersen Konsumsi obat diabetes sudah dicoba. Konsultasi dengan dokter sudah saya lakukan untuk penyembuhannya. Dokter menyarankan untuk dilakukan operasi pemotongan pada bagian luka yang membusuk agar tidak semakin melebar ke bagian tubuh lainnya. Sebelum operasi itu dilakukan, saya bertemu dengan seorang teman yang mengetahui manfaat daun kersen . Dia menyarankan supaya saya memberikan rebusan daun kersen. Saya putuskan untuk mencobanya dan ingin mengetahui bagaimana manfaat daun kersen untuk penyem...

Sama-Sama Goblog

Suatu hari ada dua orang kaya lagi duduk di cafe, sambil ngegosipin sopirnya. Orang kaya I : "Heyy, elo tau nggak, sopir gue ini blo’onnya setengah mampus! Elo nggak percaya? Nih liat." Terus dia panggil sopirnya si Ah Beng. Orang kaya I : "Ah Beng, ini 10 dollars, pergi ke toko mobil, dan beliin gue Mercedez." Ah Beng pun menjawab dengan sopan: Ah Beng : "Yes Sir! Righ A Way!" Terus langsung cabut ke toko mobil. Orang kaya I itu terus bilang ke temannya. Orang kaya I : "Liatkan? Apa gue bilang, dia bener-bener blo’on." Orang kaya II : "Haha, itu sich belom apa-apa, elo mau liat apa yang namanya stupid? Nih gue tunjukin apa yang namanya Stupid. Terus orang kaya II manggil sopirnya Si Ali. Orang kaya II : Ali, pergi ke rumah gue, pulang, liatin apa gue ada di rumah atau nggak?" Ali : "Yes Sir! Right A Way!" Dan dia langsung cabut ke rumah tuannya. Orang kaya II terus bilang ke temannya tadi: Orang kaya II : "Liat kan apa g...

Kisah Seekor Tikus

Sepasang suami dan istri petani pulang kerumah setelah berbelanja. Ketika mereka membuka barang belanjaan, seekor tikus memperhatikan dengan seksama sambil menggumam, "Hmmm...makanan apa lagi yang dibawa mereka dari pasar??" Ternyata, salah satu yang dibeli oleh petani ini adalah Perangkap Tikus. Sang tikus kaget bukan kepalang. Ia segera berlari menuju kandang dan berteriak, "Ada Perangkap Tikus di rumah!!! Di rumah sekarang ada perangkap tikus!!" Ia mendatangi ayam dan berteriak, "Ada perangkap tikus" Sang Ayam berkata, "Tuan Tikus..., Aku turut bersedih, tapi itu tidak berpengaruh terhadap diriku" Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak. Lalu sang Kambing pun berkata, "Aku turut bersimpati.. . tapi maaf, tidak ada yang bisa aku lakukan" Tikus lalu menemui Sapi. Ia mendapat jawaban sama,"Maafkan aku. Tapi perangkap tikus tidak berbahaya buat aku sama sekali" Ia lalu lari ke huta...

Kabel dan Cahaya Lampu

"SAYANG, ayo kita shalat. Tuh dengar adzan telah berbunyi," ujar seorang ibu kepada anaknya yang tengah asyik nonton televisi. "Sebentar lagi dong, ini lagi seru-serunya," jawab sang anak. Ibu itu kemudian mendekat, "Sayang, tidak baik menunda-nunda shalat. Ini kan haknya Allah. Ayo matikan tivinya!" "Iya deh," jawab sang anak sambil beranjak dari tempat duduk. Ia terlihat sangat kecewa karena harus meninggalkan televisi. Selama di kamar mandi, si anak terus menggerutu. "Ah..Ibu, tiap hari menggangu saja. Lagi enak-enaknya nonton disuruh shalat. Lagi seneng- senengnya main disuruh shalat. Lagi nyenyak tidur disuruh shalat. Harus baca Quran lah. Harus ikut pengajian lah. Harus ini … harus itu …! Bikin pusiiiing. SELEPAS shalat berjamaah, anak itu bertanya dengan nada protes. "Bu, kenapa sih kita harus shalat, harus puasa, harus baca Al-Quran, dan harus belajar? Bukankah itu mengganggu kesenangan kita? Lagi pula, menurut saya, se...

Tukang Sampah Yang Punya Harga Diri

Barusan ane istirahat makan di kantor ane, kebetulan kantor ane di daerah yang lumayan 'minus' sih gan.. kalo agan-agan yang ada di Jakarta mungkin tau daerah Stasiun Kota kaya gimana. Banyak pengemis, gelandangan dan orang-orang yang tingkat kehidupannya (maaf) dibawah kesejahteraan. Sebelum nyari makan, ane beli rokok dulu gan biar tar abis makan ga bingung nyari rokok.. Ane nyalain satu batang.. Sambil ngerokok ane jalan buat nyari tempat yang enak buat duduk dan makan. Sampe akhirnya ane nemu sebuah tempat yang menurut ane enak dan teduh, ane celingukan soalnya semua tempat duduk uda dipake orang-orang. Di sela-sela celingukan ane, seorang bapak tua bilang ke ane: "Silakan pak, disini aja duduk sama saya" katanya. ane iyain aja gan, meskipun rada panas tapi yang ada cuman disitu doang.. Ane perhatiin bapak itu gan, orangnya uda tua banget, kurus, giginya uda ompong, rambutnya uda putih semua, bawa-bawa tas besar ama kresek isinya p...

Pohon Apel yang Mengorbankan Segalanya

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke puncak pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula, pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. "Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu. "Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu. "Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tidak punya uang untuk membelinya". Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang..., tapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu." Anak lelaki...

Berhati-hati bila berkunjung Ke TAMAN SAFARI

Di bawah ini adalah pengalaman kami yang tidak akan kami lupakan seumur hidup. Puasa pertama kemarin, kami berkunjung ke Taman Safari dengan menggunakan mobil keluarga, 3 orang dewasa dan 2 anak kecil dengan tujuan Pulangnya mau Bukber di puncak. Belum lama kami berada di sana, kira-kira 10 menit, mobil kami memasuki area binatang yang bukan binatang buas (kijang, rusa, zebra dll). Tiba-tiba mobil kami mogok dan meski sudah mencoba untuk menstater ulang beberapa kali, tetapi mesin sama sekali tidak bisa dihidupkan kembali. Kami pikir mungkin cipratan air telah menyebabkan mobil kami mogok saat baru saja melewati genangan air seperti sungai kecil di Taman Safari. Meskipun ragu-ragu, karena tidak terlihat ada petugas Taman Safari didekat situ, akhirnya paman saya turun untuk membuka kap mesin. Kami tidak membunyikan klakson karena takut mengganggu binatang di Taman Safari. Kami pikir, area ini adalah area yang aman, bukan area binatang buas, jadi kami berusaha tenang me...